Semarang menjadi tujuan banyak wisatawan lokal maupun mancanegara. Kota metropolitan yang dipadati kawasan industri ini menyimpan sejuta tempat wisata Semarang yang menarik seperti wisata alam, wisata kuliner, wisata sejarah, wisata religi, wisata kuliner, dan wisata belanja. 

Berlibur tidak melulu harus mahal karena Anda juga bisa melakukannya dengan budget murah namun tetap berkesan dan menyenangkan. Jika Anda tertarik melakukan perjalan wisata Semarang ala backpacker simak terlebih dahulu tips backpacker ke Semarang berikut ini:

  1. Perencanaan 

Mulailah melakukan sesuatu dengan perencanaan yang matang termasuk juga liburan apalagi jika ingin berlibur ala backpacker. Perencanaan dibuat untuk mengurangi dan mengantisipasi masalah yang bisa saja terjadi dan tidak terduga. Perencanaan liburan dapat dimulai dengan membuat itinerary atau jadwal perjalanan dan tujuan yang akan dikunjungi. Selain itu Anda juga harus memperkirakan jumlah biaya yang akan dibutuhkan dari awal sampai akhir liburan. Saat ini juga banyak sekali contoh itinerary yang bisa Anda contoh. Namun bukan berarti Anda harus mengikuti semuanya. 

2. Membawa barang seperlunya saja

Anda harus ingat bahwa tujuan Anda adalah untuk berlibur bukan pindah rumah, apalagi jika liburannya adalah backpacker. Jika Anda membawa barang banyak tentu akan semakin berat isi tas yang harus Anda bawa dan jaga. Usahakan membawa satu ransel saja untuk semua barang. Gunakan juga tas selempang untuk menyimpan barang yang sering digunakan dan dikeluarkan seperti handphone, kamera,  dan dompet. 

3. Naik kereta api

Menuju Semarang memang bisa diakses dengan berbagai jenis transportasi. Namun Jika ingin menuju Semarang dengan nyaman dan murah sebaiknya gunakanlah kereta api. Contoh harga tiket kereta api dari Jakarta sekitar 120 ribu rupiah. sangat hemat jika dibandingkan dengan menggunakan pesawat yang bisa mencapai 500 ribu rupiah sampai 1 juta rupiah.

4. Cari penginapan murah 

Tidak perlu khawatir karena Anda tetap bisa menemukan banyak penginapan yang murah di Semarang. Meskipun dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau sekitar 100 ribu rupiah sampai 300 ribu rupiah bisanya sudah disediakan fasilitas yang lumayan seperti AC, kamar mandi dalam, TV, dan lainnya. 

5. Menggunakan transportasi umum

Seluruh kota di dunia termasuk kota Semarang tentu saja memiliki berbagai jenis transportasi umum yang dapat digunakan untuk berlibur. Menggunakan transportasi umum seperti bus atau mobil angkot, tentu saja dapat menghemat pengeluaran transportasi selama berlibur. Karena hal yang harus selalu diingat jika ingin berlibur ala backpacker adalah pengeluaran. Dengan menggunakan transportasi umum, Anda juga bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal.

6. Kunjungi wisata murah dan gratis 

Pilihlah tujuan wisata yang mematok harga tiket yang murah bahkan gratis. Banyak sekali tempat yang bisa Anda kunjungi seperti Masjid Agung Jawa Tengah, Simpang Lima Semarang, Museum Mandala Bhakti, Museum Kereta Api Ambarawa, Museum Jamu Jago, pantai, dan lain sebagainya. Jika Anda ingin mengunjungi tempat dengan tiket yang agak mahal, Anda harus memperhatikan waktu keberangkatan. Karena bisanya harga tiket akan dinaikkan lebih mahal saat hari libur dan musim liburan. 

7. Jangan membeli hal yang tidak perlu 

Berkunjung ke tempat baru pasti seru dan menyenangkan. Bahkan pasti Anda ingin mendatangi semua tempat yang ada. Misalnya Anda ingin merasakan kuliner atau tempat-tempat wisata. Tidak sedikit pelancong backpacker yang berhasil namun kalap dan lupa dengan rencana yang telah dibuat. Sehingga Anda justru akan kehilangan waktu dan uang yang lebih banyak. Oleh karena itu Anda harus tetap disiplin terhadap diri sendiri untuk merasakan liburan sukses ala backpacker

8. Belajar bahasa Jawa 

Kebanyakan masyarakat lokal Semarang menggunakan Bahasa Jawa dalam kesehariannya. Salah satu cara untuk menghemat pengeluaran adalah dengan belajar Bahasa Jawa, apalagi saat membeli oleh-oleh khas wisata Semarang. Caranya adalah dengan menyelingi transaksi dengan obrolan Bahasa Jawa. Biasanya penjual akan lebih senang dan beranggapan bahwa Anda adalah warga lokal. Bahkan Anda juga bisa mendapatkan potongan harga saat membeli oleh-oleh dengan Bahasa Jawa, sehingga tentu saja pengeluaran menjadi hemat. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here