Kampung Coklat Blitar adalah destinasi yang sangat bagus denga pemandangan indahnya. Di tempat ini kalian bisa berselfie, nongkrong atau sekedar menikmati pemandangan. Bahkan yang menarik perhatian tersedia wisata edukasi seperti taman-taman bunga atau bernuansa kebun-kebun di dalamnya.

Kampung Coklat Blitar ini aslinya merupakan kebun budidaya warga di Blitar sendiri yang kemudian mereka kembangkan menjadi tempat wisata yang sangat indah untuk di pandang. Di tempat ini kalian akan di ajarkan bagaimana memanen coklat sampai dengan cara mengolahnya menjadi coklat yang kalian liat sehari-hari.

Lokasi dan Harga Tiket Kampung Coklat

[Foto: explorewisatakotablitar.blogspot.com]

Tiket untuk masuk ke Kampung Coklat Blitar ini sangat terjangkau. Untuk seluruh kalangan masyarakat. Kalian cukup membaraya Rp 5000 saja untuk bisa masuk ke Kampung Coklat ini. Dengan harga tiket yang sangat terjangkau ini, tidak mengherankan jika tempat ini banyak diminati para wisatawan. Pada umumnya tempat ini akan ramai pada saat liburan. Untuk loket saat masuk ke Kampung Coklat Blitar ini juga didesain dengan menarik, pemandangan dan penataan tempat yang cantik banyak digunakan pengunjung untuk berfoto oleh beberapa wisatawan, baik dari kota Blitar bahkan oleh orang yang luar kota.

Baca Juga : Bukit Teletubbies Blitar Ini Sangat Indah dan Sejuk, Mau Ke sana? Ini Rutenya

Kampung Coklat Blitar ini berlokasi di jalan Banteng Borok No. 18, Desa Plosorejo, Kec. Kademangan, Kab. Blitar, Jawa Timur. Biasanya yah akan buka dari jam 9 pagi. Letak Kampung Coklat yang satu ini berjarak sekitar 10 kilometer saja dari pusat perkotaan. Selain itu sangat mudah di jangkau baik dengan roda dua ataupun dengan roda empat. Kampung coklat ini berada di kebun warga yang luasnya sekitar 750 meter persegi. Kampung Coklat ini sangat luas dan pastinya sangat nyaman untuk kalian berwisata maupun hanya sebatas nongkrong saja untuk menikmati suasana kebun coklat.

Asal Usul Kampung Coklat

[Foto: hargatiket.net]

Terbentuknya Kampung Coklat Blitar ini bermula dari pak Kholid Mustofa yang merupakan penduduk asli disana. Awalnya, pak Kholid adalah seorang peternak ayam petelur di desa ini. Dimana dia mengalami kerugian yang sangat parah, bisa di bilang bangkrut lha. Pada akhirnya, ia mencoba berkebun coklat yang terlihat lebih memiliki keuntungan yang lebih menjanjikan dari pada beternak.

Tidak tanggung-tanggung bapak kholid ini sampa mendalami ilmu berkebun coklat dengan magang di Puslit jember dan PTPN Blitar lho. Setelah dia pulang dari PTPN, bapak kholid lalu mengembangkan perkebunannya dengan mengajak rekan-rekan satu kelompok tani Gapoktan Guyup Santoso di daerah itu. Sampai akhirnya menjadi destinasi wisata “Kampung Coklat Blitar” yang sangat terkenal dan berkembang pesat sampai saat ini.

Kampung Coklat Blitar adalah salah satu aset yang sangat berharga di daerah ini, sebab selain setiap tahun mereka akan dapat memanen coklatnya, mereka juga akan memperoleh penghasilan dari tiket masuk untuk menikmati suasana indah di dalam Kampung Coklat Blitar ini.

Bagi kalian yang ingin menikmati suasana asri dan indah dari tempat ini kami sarankan datang saat hari senin sampai jum’at. Sebab, jika hari libur yakni pada sabtu dan minggu akan sangat ramai sekali, terkadang untuk belajar dan mendalami tentang coklat akan sangat sulit, karena banyaknya wisatawan yang datang.

Tidak ada salahnya kan berwisata sambil belajar bagaimana membudidayakan coklat sampai jadi sebuah produk yang siap dijual. Siapa tahu dari Kampung Coklat Blitar ini kalian bisa menemukan ide baru untuk memulai bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here